PBA IAIN Manado-Dosen PBA FTIK IAIN Manado Dr. Zainuddin Soga, S.S., M.Pd.I sekaligus sebagai ketua periset Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Gelombang VII menyerahkan secara resmi hasil penelitian berjudul “Mobilitas Budaya: Perilaku dan Bahasa Indigenous People Polahi dalam Pemutakhiran dan Penyusunan Sinkronisasi–Diakronisasi Gramatikal Gorontalo–Arab” kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Manado, Dr. Ardianto, M.Pd.

Penyerahan ini dipimpin oleh Ketua Periset, Dr. Zainuddin Soga, S.S., M.Pd.I, yang didampingi oleh pengelola data riset, Aditya Fathonah Toreh, S.H.I., M.Si., CFP. Acara berlangsung di ruang LP2M IAIN Manado pada Rabu, 10 Desember 2025 di Ruang LP2M IAIN Manado lantai II. Dalam kesempatan tersebut, tim periset menyerahkan dokumen lengkap hasil riset sebagai pemenuhan kewajiban pelaksanaan Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Gelombang VII, sebagaimana diatur dalam Pasal 14 perjanjian pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan ketentuan tersebut, PIHAK KEDUA wajib menyerahkan seluruh hasil kegiatan kepada PIHAK KESATU (BRIN), kecuali perangkat keras, serta dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Hasil Kegiatan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Selain penyerahan hasil penelitian, tim periset juga melaporkan pemenuhan kewajiban administratif terkait pendanaan riset sebagaimana tertuang dalam Pasal 15, yaitu:

  1. Laporan Penggunaan Pendanaan Riset minimal 80%, yang telah disampaikan sebelum pencairan tahap kedua.
  2. Laporan Akhir Periode, yang disusun dan diserahkan paling lambat 14 hari kalender sebelum berakhirnya periode kegiatan.
  3. Laporan Penggunaan Pendanaan Riset akhir periode, yang wajib diserahkan pada akhir masa riset.

Ketua LP2M, Dr. Ardianto, M.Pd., memberikan apresiasi kepada tim periset atas kelengkapan laporan, kualitas data lapangan, serta kontribusi akademik penelitian ini terhadap pengembangan kajian kebahasaan lokal. Sementara itu, Ketua Periset Dr. Zainuddin Soga, S.S., M.Pd.I menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari upaya komprehensif untuk mengkaji dinamika sinkronisasi dan diakronisasi antara bahasa Gorontalo dan bahasa Arab melalui perspektif etnolinguistik masyarakat Polahi. Ia juga mengapresiasi kinerja tim peneliti baik itu pembantu lapangan, pengelola data, tenaga surveyor, dan seluruh informan yang memastikan seluruh dokumentasi riset tersimpan, terstruktur, dan siap untuk proses verifikasi BRIN. Dengan penyerahan resmi ini, hasil penelitian ini telah menjadi output ilmiah yang sah dan siap didorong menuju publikasi nasional dan internasional. (zsoga)

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts