PBA IAIN Manado-PBA FTIK IAIN Manado melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Tarbiyah Lugawiyah wa Bi’ah: Integrasi Pendidikan Bahasa Arab dan Ekoteologi Islam” di Pondok Pesantren Biharul Ulum, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, pada hari Kamis, 12 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Rektor IAIN Manado Nomor 698 Tahun 2025 tentang Penetapan Penerima Bantuan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Anggaran 2025. Program tersebut diselenggarakan oleh LP2M IAIN Manado sebagai upaya mendorong integrasi keilmuan dan pengabdian dosen serta mahasiswa kepada masyarakat.

Tim PkM Prodi PBA FTIK IAIN Manado diketuai oleh Zainuddin Soga, M.Pd.I, dengan anggota yang berfokus pada penguatan pendidikan bahasa Arab sekaligus penanaman kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan ini selaras dengan kebijakan Kementerian Agama dalam mengarusutamakan pendekatan ekoteologi di lingkungan pendidikan Islam. Pelaksanaan PkM dilakukan melalui pengenalan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis bertema lingkungan, pembelajaran kosakata bahasa Arab tematik, serta edukasi pengelolaan sampah organik dan non-organik di lingkungan pesantren. Para santri diajak memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari ajaran Islam dan bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pemilahan sampah, diskusi interaktif, serta refleksi nilai-nilai ekoteologi Islam dalam kehidupan sehari-hari santri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri terhadap konsep ekoteologi serta bertambahnya kosakata bahasa Arab yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Melalui kegiatan ini, Prodi PBA FTIK IAIN Manado berharap pesantren dapat menjadi pusat penguatan nilai keislaman yang ramah lingkungan serta menjadi mitra strategis perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis berbasis pendidikan bahasa Arab. Ke depan, hasil kegiatan ini akan didorong untuk dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah dan model pengabdian berkelanjutan bagi pesantren lainnya. (zsoga)

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts